OZine Edisi 1 dan 2
Suarakita.org- Dalam rentang 6 bulan ini Suara Kita menerbitkan selebaran informasi bernama OZine. Selebaran ini akan dibuat setiap dua bulan sekali. OZine akan disebar ke jaringan Suara Kita yang disebar ke komunitas-komunitas yang Suara Kita kunjungin ataupun jaringan kerja Suara Kita.
[Resensi Jurnal] Panggil Aku Yessy; Potret Waria Dalam Tari Kontemporer
Suarakita.org- Kita tidak bisa menyangkal, masyarakat sekarang ini masih saja beranggapan bahwa waria hanya bisa mencari nafkah di malam hari (nyebong), sebuah pekerjaan yang dianggap tidak “layak” oleh masyarakat. “Disebutkan bagian terbesar kaum waria menggantungkan diri pada kehidupan malam, hal itu maka menimbulkan satu anggapan bahwa dunia waria diidentikkan dengan pelacuran (Moerthika, t.t:172-175).
Pasangan Setara Ditolak, Paedofil Didukung

Suarakita.org- Amerika Serikat baru mengeluarkan kebijakan yang bisa disebut sebagai sebuah putusan besar bagi negeri itu maupun dunia; pelegalan perkawinan sejenis, jum’at 26 Juni 2015.
Rayi Sang Penari Cross-dresser

Suarakita.org- Nama panggilannya adalah Rayi. Seorang mahasiswa yang juga berprofesi sebagai guru seni budaya di salah satu MTS (Madrasah Tsanawiya, pendidikan setara SMP – red) di Bandung.
Aktivis AS Perjuangkan Aturan yang Lindungi Kelompok LGBT
Suarakita.org- Kurang dari separuh negara-negara bagian di AS memiliki peraturan yang melindungi lesbian, gay, biseksual and transgender LGBT dari diskriminasi berdasarkan orientasi seksual mereka.
[CERPEN]: KEMBANG SUWEG. Oleh: Kalamita

Suarakita.org- [CERPEN]: KEMBANG SUWEG. Oleh: Kalamita. “Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bisa bermanfaat bagi yang lain”.
[Puisi]: “Mencintai Yoni”. Oleh: Dev*
Suarakita.org- Mencintai Yoni. Oleh: Dev*. Aku mencintaimu…takkan pernah bosan aku merayu
[CERPEN]: “Hujan di Mata Juli” Oleh: Banyu Bening*

Suarakita.org- Juli berjalan pelan seperti menghitung langkah-langkah yang pecah dilindas roda kendara yang takkan pernah mau mengalah. Seperti percikan hujan, tempiasnya memercik dalam lubuk hatinya, basah


