[Liputan] Bedah Buku Porn(o) Tour: Ketika Wisata Tanpa Cinta

SuaraKita.org – Pada tanggal 3 September yang lalu, Suara Kita mengundang Nurdiyansah Dalidjo atau akrab disapa Diyan, untuk mengupas tuntas bukunya yang berjudul ‘Porn(o) Tour’.
[Liputan] Simbol Pluralisme dari Lasem

SuaraKita.org – Ein Institut menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengadakan kegiatan Lasem Pluralism Trail, mencoba menggali keberagaman yang tercipta di Kota Lasem, Sebuah kota kecil di Jawa Tengah yang masih masuk kedalam Kabupaten Rembang.
[Puisi] Perempuan Pelangi & Takkan Kutukar Cintamu

SuaraKita.org – Rinai hujan pagi ini baru saja berakhir. Digantikan oleh tirai cahaya yang menyusupi celah-celah awan. Wangi tanah basah menentramkan hati siapa saja yang menghirupnya. Di balik bukit itu, di antara pucuk-pucuk cemara. Muncul sebentuk prisma cahaya warna-warni. Membusur sempurna melukisi kanvas langit. Simfoni merah-jingga-kuning-hijaubiru-nila-dan ungu.
Komnas Perempuan Menyayangkan Pemberitaan Yang Muncul Malah Tentang LGBT

Suarakita.org- Komisi Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menyayangkan wacana yang berkembang di media massa atas posisinya sebagai pihak terkait dalam perkara judicial review KUHP pasal 284, 285, dan 292 tidak sesuai dengan realita dan maksud Komnas Perempuan.
[OPINI] Mengapa LGBT Begitu Dibenci?

SuaraKita.org – Sejumlah sarjana mengaitkan kebencian masyarakat Dunia Ketiga terhadap LGBT dengan pengaruh dari kolonialisme. LGBT bertolak belakang dari citra maskulinitas dan kegagahan yang hendak ditampilkan kaum kolonial, yang akhirnya diadopsi kaum terjajah. Ironinya, negara-negara mantan penjajah itu kini sudah menoleransi LGBT sampai batas yang besar.
Rumah Singgah Untuk Remaja LGBT The Bea Arthur Residence Akan Dibuka Tahun 2017

SuaraKita.org – The Bea Arthur Residence juga memberikan konseling dan membantu pengurusan kasus yang menimpa remaja LGBT di New York
Transgender Pertama Dalam Pemerintahan Taiwan di Era Digital dan Keterbukaan

SuaraKita.org – Audrey meninggalkan bangku sekolah di usia 12 tahuan dan merancang mesin pencari lirik berbahasa mandarin di usia 15 tahun dan kemudian membangun beberapa bisnis start-up. Di usia 24 tahun Audrey bertransisi dari lelaki menjadi perempuan
Survey Membuktikan Hampir 90% Orang Tua di Jepang Akan Menerima Jika Anak Mereka LGBT

SuaraKita.org – Menurut sebuah survey online, hampir 90% dari orang tua dengan usia antara 30 sampai dengan 59 tahun mengatakan bahwa mereka akan menerima anak-anak mereka bila melela sebagai LGBT. Walaupun beberapa diantara mereka masih belum sepenuh hati menerima kenyataan tersebut.


