[Opini] Realitas Cinta Sejenis: Perspektif Sociology of Love

Oleh : Nikodemus Niko* Suarakita.org – Cinta, lima huruf yang terangkai menjadi satu kata itu seringkali terucap oleh insan manusia. Mulai dari kalangan anak-anak muda hingga kalangan dewasa pun tidak terlepas dari pembicaraan dan bias cinta. Seribu makna yang terkandung bahkan tidak dapat mendeskripsikan arti cinta yang sesungguhnya, terkecuali dengan tidakan dan perbuatan. Versi cinta […]

[Opini] Perlindungan Anak dan LGBT: Inklusivitas Yang Dipertanyakan

Suarakita.org – LGBT sedang menjadi pusat perhatian masyarakat. Padahal, fakta sosial ini sudah lama berada di sekitar masyarakat Indonesia. Hanya saja, kali ini pembicaraan tentang LGBT lebih kompleks dari sebelumnya. Munculnya akun Gay Kids di social media menimbulkan kontroversi dari berbagai pihak. Salah satunya adalah Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

[Opini] Membahasakan Kekerasan: Analisis Terma ‘Sakit’ dan ‘Belok’

Suarakita.org – Pada percakapan sehari-hari, terma ‘sakit’ dan ‘belok’ kerap digunakan untuk merujuk pada individu dengan preferensi seksual selain heteroseksual. Esai ini menunjukkan bahwa penggunaan kedua kata ini dapat mereproduksi heteronormativitas sebagai ideologi gender dominan. Hal ini dimungkinkan karena dua hal, yaitu: (1)Penggunaan kedua terma ini dapat menjadi wujud kekerasan kultural yang dapat melegitimasi kekerasan struktural, termasuk di dalamnya homofobia, bifobia, dan transfobia; dan (2)Bahasa sebagai produk kebudayaan dapat mengonstruksi, mereproduksi, dan melegitimasi realita yang menjadi world-view individu dalam menafsirkan dunia secara rasional.

[Opini] Surat Untuk Bapak Ganjar Pranowo dan Hendrar Prihadi

Suarakita.org – Tepat tanggal 9 Februari 2016 pukul 15:54 kami di telepon oleh pihak pengelola tempat kegiatan Konser Charity: Februari Berbagi, sebagaimana yang ada dalam gambar tersebut menyatakan bahwa kegiatan kami yang semula diadakan pada tanggal 14 Februari 2016 harus dihentikan dan dibatalkan. Dikarenakan pihak pengelola mendapatkan ancaman dari Kelurahan Pleburan atas diselenggarakanya kegiatan tersebut dengan menyatakan bahwa kegiatan kami adalah “Event Valentine LGBT”.

Letter to Indonesian President Joko Widodo

My name is Hartoyo, I am the chairman of the Board of Committee of Suara Kita Association. Along with many friends, I have been your loyal supporter, since you were the Jakarta Governor until you made it through the long process of presidential election and won the seat of President of the Republic of Indonesia. Suara Kita Association is a social organization that advocates for the rights of gender identity and sexual diversity in Indonesia.

Surat Terbuka Untuk Presiden RI Joko Widodo

Pak Jokowi, saya Hartoyo, ketua dewan pengurus Perkumpulan Suara Kita, sebuah organisasi sosial yang memperjuangkan hak-hak keberagaman orientasi seksual dan identitas gender di Indonesia. Sejak awal kiprah ke dunia politik, minimal menurut saya, bapak menunjukkan kepekaan terhadap keberagaman masyarakat Indonesia. Saya secara konsisten bersama teman-teman memberikan dukungan dan mengorganisir dukungan politik sejak proses bapak sebagai gubernur hingga sekarang menjadi Presiden Republik Indonesia.

[OPINI] Imlek dan Menguatnya Homophobia di Tengah Masyarakat

Suarakita.org – Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa. Tidak hanya disambut oleh golongan masyarakat Tionghoa saja kini Imlek telah menjadi Hari Libur Nasional. Hal ini bisa kita lihat di beberapa pusat keramaian seperti mall, pusat perbelanjaan dan perkantoran yang memajang ruangannya dengan pernak-pernik lampion berwarna merah yang menjadi salah satu simbol perayaan Imlek.

[Opini] Analisis Gender atas Terorisme Berbasis Agama

Lantas, dimanakah aspek gender dan seksualitas dari kelompok terorisme ini? Ada banyak simbol-simbol seksual di dalamnya. Banyak pelaku pengeboman bunuh diri disebut sebagai “pengantin” dan mereka melakukan misi mereka dengan harapan akan disambut oleh “70 bidadari cantik di surga” setelah mereka mati