[Liputan] Seminar Kupas Tuntas LGBT di Universitas Semarang

Suarakita.org – Universitas Semarang menyelenggarakan kegiatan seminar tentang LGBT dengan tema “Kupas Tuntas LGBT” yang membahas LGBT dalam perspektif Pergerakan LGBT yang diisi oleh Oriel Calosa dari Rumah Pelangi Indonesia, Sosiologis oleh Bapak Amri P Sihotang, S.H, M.Hum, Psikologis oleh Ibu Fitria S.Psi, M.Psi, dan pembahasan dari sisi Hukum dan HAM yang disampaikan oleh Dr Muhammad Junaidi S.Hi, M.H.

Aksi Damai #IDAHOT2016 dan Aksi Melawan Kekerasan Seksual di Semarang

Suarakita.org – 15 Mei 2015, di Car Free Day jalan Pahlawan menjadi saksi bagaimana interaksi secara langsung kawan-kawan LGBTIQ yang dimotori oleh Rumah Pelangi Indonesia dengan masyarakat Kota Semarang dan yang terjadi melebihi ekspektasi yang sudah dipersiapkan oleh kawan – kawan Rumah Pelangi Indonesia dalam rangka Aksi Damai International Againts Homophobia, Transphobia and Biphobia serta ikut ambil andil dalam gerakan Aksi Melawan Kekerasan Seksual.

[Liputan] Fundamentalisme Pengaruh Fenomena Global

Suarakita.org – “Kadang-kadang saya gak habis pikir, orang-orang sangat kreatif dan orang-orang bisa menerima ide itu dengan nyaman. Kenapa dalam hal-hal yang esensi kemanusiaan kok tidak bisa ya. Gak nyambung banget…,” kelakar Musdah Mulia menyudahi wawancara.

[Liputan] Focus Group Discussion Rumah Pelangi Indonesia

Suarakita.org – Rumah Pelagi Indonesia Semarang kembali mengadakan kegiatan Focus Group Discussion yang diadakan pada Minggu (10/3) dan kali ini FGD membahas mengenai SOGIEB yang disampaikan oleh Stanley Osyaviva dan Jessica serta materi Merekonstruksi Pemikiran Tentang Gender dan Seksualitas yang disampaikan oleh Oriel Calosa. Kegiatan yang berlangsung di salah satu kafe di Semarang ini diikuti beberapa mahasiswa perwakilan di Semarang yang sedang mengambil skripsi atau tugas dengan tema LGBT dan kawan-kawan muda LGBT+ dari Kota Semarang.

[Opini] Memahami LGBT dalam Berbagai Aspek

Suarakita.org – Malam, tanggal 31 Maret 2016 diadakan diskusi mengenai LGBT dari berbagai aspek yang diadakan di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang dari Lembaga Pers Mahasiswa Justisia, pembahasan pertama tentang LGBT yang disampaikan oleh Oriel Calosa mengenai pemahaman Gender dan Seksualitas sekaligus membedah perspektif baru mengenai seksualitas manusisa yang beragam.

[Liputan] Ino Shean: Lesbian dan Gerakan Perempuan di Indonesia

Suarakita.org – Dalam perspektif feminis perempuan dianggap sebagai second sex, yaitu seks yang kedua (atau tidak utama) dari laki-laki dalam masyarakat yang patriarkis. Sementara lesbian, dalam perspektif feminis dianggap sebagai the third sex, yaitu seks ketiga karena orientasi seksual yang berbeda. Karena dianggap sebagai seks ketiga, maka kaum lesbian masih teralienasi atau diasingkan bahkan cenderung teraniaya lebih parah dibandingkan dengan perempuan yang heteroseks atau yang mempunyai orientasi seksual terhadap lawan jenis yang dianggap normal.