Seragam Keberagaman

Oleh: Isti Toq’ah * SuaraKita.org – Pagi kembali memanggil kita pulang, ke gedung-gedung kaca yang menyimpan tanya. Apakah hari ini pintu akan terbuka lapang, atau prasangka masih bertahta di sana? Kita adalah cerita yang sering kali disisihkan, dari catatan kaki hingga ruang rapat utama. Namun di setiap langkah yang kita ayunkan, ada janji agar inklusi tak […]
Setelah Mudik, Kota Menyambut Lagi

Oleh: Aeini Nasution* SuaraKita.org – Kota kembali berdenyut seperti biasa. Jalanan yang sempat lengang kini dipenuhi lagi oleh langkah-langkah yang bergegas mengejar waktu. Di antara keramaian itu, Aeini duduk di kursi dekat jendela sebuah bus, menatap keluar dengan tatapan yang sulit diartikan—antara lega dan luka yang belum sepenuhnya reda. Mudik tahun ini, seperti tahun-tahun sebelumnya, […]
Si RawatDiri

Oleh: Pudji Tursana* SuaraKita.org – Aku adalah kesadaran kecil dan sederhana Saat membuka mata di hari baru, bernafas dalam-dalam Untuk lanjutkan hidup, sehari demi sehari Aku adalah tindakan perlahan dan rutin Membasuh diri dengan tirta, merasakan kesegaran, kadang kehangatan Makan secukupnya, kenyang sewajarnya Minum air putih, palum dan galgah seleganya Bernafas mendalam, pelan, dan […]
Notebook Hitam

Oleh: Cecep Himawan* SuaraKita.org – Siang hari itu adalah kali pertama Aris bertemu pandang dengan Novia, usai sebelumnya hanya pernah mendengar namanya berulang kali disebutkan oleh Mas Pram. “Saya dengar rumah Mas Pram ramai karena juga ditinggali oleh teman-temannya,” ujar Novia, masih tersipu-sipu usai menerima pemberian kotak bekal dari Aris. “Saya tidak berani ke rumah Mas […]
Ruang Teduh Tanpa Jejak

Oleh: Isti Toq’ah* SuaraKita.org – Aroma kopi tubruk dan buku lama memenuhi ruangan kecil di sudut kota itu. Di pintu depan, sebuah stiker kecil bertuliskan “Ruang Teduh” menjadi penanda bahwa di dalam sana, siapa pun bisa menjadi diri mereka sendiri tanpa perlu menoleh ke belakang bahu hanya karena rasa takut. Biru duduk melingkar bersama […]
Salon Sony: Sebuah Memorabilia

Oleh: Pudji Tursana* SuaraKita.org – Dulu, saat akhir tahun 80-an, hidup saya sedang indah-indahnya. Kesulitan terbesar yang ada hanyalah tentang alokasi waktu antara belajar dan bermain. Tentu saja, waktu bermain akan dimenangkan dengan syarat tugas sekolah sudah diselesaikan. Gobak sodor, bentengan, lompat tali menggunakan karet gelang yang dirangkai sampai panjang sekali, dan macam-macam permainan yang dilakukan […]
Lintang dan Raga yang Menjadi Lilin-Lilin Harapan Tanpa Menunggu Sang Pelayan yang Bersikap Seorang Raja/Ratu

Oleh: Isti Toq’ah* I. Panggilan Jarak Jauh SuaraKita.org – Layar ponsel Lintang memancarkan cahaya lembut, menerangi wajahnya yang kini berada ribuan kilometer jauhnya. Di layar, wajah sahabatnya, Raga, tersenyum dari kamar kosnya di Yogyakarta, tampak lelah namun matanya memancarkan ketegasan yang biasa. Sudah hampir dua tahun Lintang menempuh studi S2 Ilmu Hukum di Amsterdam, tapi […]
Lagu untuk Joshua

Oleh: Isti Toq’ah* SuaraKita.org – Angin malam di Jakarta terasa dingin menusuk, namun bukan itu yang membuat telapak tangan Joshua berkeringat. Ia duduk di bangku taman yang sepi, menghadap ke sebuah kafe kecil yang jendelanya memancarkan cahaya hangat. Malam ini adalah malam pertemuan bulanan komunitas pendukung (support group) yang selama ini ia ikuti. Malam ketika ia […]


