[Opini] Mengenal Lebih Dekat Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO)

Suarakita.org – Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia) mengusulkan agar BISINDO (Bahasa Isyarat Indonesia) secara resmi menjadi pengganti SIBI (Sistem Isyarat Bahasa Indonesia).
5 Tips to Speak Your Mind

Suarakita.org – Sebelumnya kita sudah membahas bagaimana caranya Mencintai Dirimu Sediri, atau bahasa kerennya Coming In. Sekarang, jika dirimu sudah berdamai dengan dirimu sendiri dan bisa menerima dirimu, sudah saatnya kau mengatakan siapa dirimu pada dunia!
5 Langkah Mencintai Dirimu Sendiri

Oleh: Wisesa Wirayuda Suarakita.org – Sebagai LGBT, saya (penulis) sering kali mempertanyakan tentang diri saya. Seperti, “Siapa saya? Mengapa saya berbeda? Dan apa yang harus saya lakukan kemudian?” dan saya yakin pertanyaan-pertanyaan itu juga muncul di kepala teman-teman pada proses awal penerimaan diri. Pertanyaan-pertanyaan yang memang membuat stress dan sukar untuk dijawab. Berikut adalah beberapa […]
[Opini] Realitas Cinta Sejenis: Perspektif Sociology of Love

Oleh : Nikodemus Niko* Suarakita.org – Cinta, lima huruf yang terangkai menjadi satu kata itu seringkali terucap oleh insan manusia. Mulai dari kalangan anak-anak muda hingga kalangan dewasa pun tidak terlepas dari pembicaraan dan bias cinta. Seribu makna yang terkandung bahkan tidak dapat mendeskripsikan arti cinta yang sesungguhnya, terkecuali dengan tidakan dan perbuatan. Versi cinta […]
[Opini] Perlindungan Anak dan LGBT: Inklusivitas Yang Dipertanyakan

Suarakita.org – LGBT sedang menjadi pusat perhatian masyarakat. Padahal, fakta sosial ini sudah lama berada di sekitar masyarakat Indonesia. Hanya saja, kali ini pembicaraan tentang LGBT lebih kompleks dari sebelumnya. Munculnya akun Gay Kids di social media menimbulkan kontroversi dari berbagai pihak. Salah satunya adalah Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
[Opini] Membahasakan Kekerasan: Analisis Terma ‘Sakit’ dan ‘Belok’

Suarakita.org – Pada percakapan sehari-hari, terma ‘sakit’ dan ‘belok’ kerap digunakan untuk merujuk pada individu dengan preferensi seksual selain heteroseksual. Esai ini menunjukkan bahwa penggunaan kedua kata ini dapat mereproduksi heteronormativitas sebagai ideologi gender dominan. Hal ini dimungkinkan karena dua hal, yaitu: (1)Penggunaan kedua terma ini dapat menjadi wujud kekerasan kultural yang dapat melegitimasi kekerasan struktural, termasuk di dalamnya homofobia, bifobia, dan transfobia; dan (2)Bahasa sebagai produk kebudayaan dapat mengonstruksi, mereproduksi, dan melegitimasi realita yang menjadi world-view individu dalam menafsirkan dunia secara rasional.
[Opini] Surat Untuk Bapak Ganjar Pranowo dan Hendrar Prihadi

Suarakita.org – Tepat tanggal 9 Februari 2016 pukul 15:54 kami di telepon oleh pihak pengelola tempat kegiatan Konser Charity: Februari Berbagi, sebagaimana yang ada dalam gambar tersebut menyatakan bahwa kegiatan kami yang semula diadakan pada tanggal 14 Februari 2016 harus dihentikan dan dibatalkan. Dikarenakan pihak pengelola mendapatkan ancaman dari Kelurahan Pleburan atas diselenggarakanya kegiatan tersebut dengan menyatakan bahwa kegiatan kami adalah “Event Valentine LGBT”.
Letter to Indonesian President Joko Widodo

My name is Hartoyo, I am the chairman of the Board of Committee of Suara Kita Association. Along with many friends, I have been your loyal supporter, since you were the Jakarta Governor until you made it through the long process of presidential election and won the seat of President of the Republic of Indonesia. Suara Kita Association is a social organization that advocates for the rights of gender identity and sexual diversity in Indonesia.


