Masyarakat Adat di Indonesia Masih Terdiskriminasi

SuaraKita.org – Menurut data Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) yang dirilis pada 2011, Indonesia mempunyai sekitar 50 juta hingga 70 juta jiwa masyarakat adat. Mereka menyebar luas mulai dari Sabang hingga Merauke dengan aneka ragam kepercayaan, adat istiadat, dan budaya yang dimiliki mereka. Namun, karena jumlah mereka kalah banyak dibandingkan jumlah keseluruhan penduduk Indonesia, mereka dianggap sebagai minoritas dan mereka sering kali mendapat diskriminasi. Diskriminasi terhadap kelompok penganut agama atau kepercayaan adat, seperti penganut ajaran kepercayaan, Sunda Wiwitan, Djawa Sunda, Parmalem, Kaharingan dan lain lain kerap kali dialami oleh para pengikutnya.
Mr. Gay China: Sebuah Kemenangan Bagi Visibilitas LGBT di China

SuaraKita.org – Penganugerahan Mr. Gay ini dapat menjadi titik balik dimana sebagian besar LGBT di China belum berani melela.
Undang-Undang Pelarangan Terapi Konversi Orientasi Seksual Disahkan di Seattle

SuaraKita.org- Praktek kontroversial yang berusaha untuk mengubah orientasi seksual atau identitas gender dari seorang individu telah banyak terbukti tidak benar, terutama oleh sebagian besar badan-badan kesehatan besar
Monumen dan Museum LGBT Yang Pantas Dikunjungi

SuaraKita.org – Sebuah museum yang berfokus pada catatan sejarah LGBT merepresentasikan pengakuan bahwa isu LGBT dan pengalaman dari kejadian-kejadian yang layak untuk dikenal, dipahami, dipelajari dan ditempatkan di narasi sejarah yang lebih besar.
Supermodel Transgender Ikut di Acara Pembukaan Olimpiade

SuaraKita.org – Supermodel Brazil yang juga transgender Lea T ikut ambil bagian pada upacara pembukaan Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro Brazil. Lea adalah transgender pertama yang ikut dalam acara seperti ini. Lea berharap keterlibatannya dalam upacara pembukaan olimpiade tahun ini membawa pesan inklusiv. “Semuanya sudah jelas, ajak semua orang tanpa memperdulikan gender, orientasi seksual, […]
Yenny Wahid: LGBT Berhak Untuk Hidup Dalam Kesetaraan

SuaraKita.org – “LGBT merupakan kelompok minoritas yang mendapatkan perlindungan”
Sidang Gugatan Kasus Festival Belok Kiri Berlanjut

SuaraKita.org – Festival Belok Kiri, yang diadakan bulan Februari 2016 yang lalu masih menyisakan permasalahan yang belum selesai sampai sekarang. Acara yang semula akan diadakan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, batal digelar. Menurut Sekretaris Jenderal komite Belok Kiri Fest Indraswari Agnes pihak TIM secara sepihak membatalkan izin untuk mengadakan acara tersebut. Walaupun […]
Sidang MK Kasus Kriminalisasi LGBT: Pemohon Menghadirkan Saksi Ahli

SuaraKita.org – Sidang di MK yang digelar atas permohonan Prof. DR. Euis Sunarti, dkk untuk mengkriminalisasi LGBT, Senin 1 Agustus 2016 kemarin dilanjutkan dengan agenda yang berisi kesaksian dari saksi-saksi ahli yang dihadirkan oleh pemohon. Salah satunya adalah dr. Dewi Inong. Dia menyatakan bahwa masalah utama dari LGBT bukan semata-mata faktor lingkungan atau latar belakang agama. Masalah utama yang perlu diperhatikan untuk menolak LGBT adalah adanya ancaman penyebaran HIV dan penyakit kelamin lainnya. Hal ini menurutnya adalah bisa merugikan negara, karena menurutnya jika warga negara Indonesia tertular HIV maka dia dapat menuntut negara untuk membiayai pengobatannya. Karena jika hak kepada LGBT diberikan atas dasar Hak asasi Manusia maka inilah yang akan terjadi.


