
Google Akhirnya Menarik Aplikasi Terapi Konversi Gay dari Toko Online-nya
SuaraKita.org – Google telah menuai kritik karena tidak mengikuti jejak raksasa teknologi lainnya seperti Apple dan Amazon.

SuaraKita.org – Google telah menuai kritik karena tidak mengikuti jejak raksasa teknologi lainnya seperti Apple dan Amazon.

SuaraKita.org – Sejumlah kelompok hak asasi LGBT menuduh Google menolak untuk menghapus aplikasi keagamaan yang diduga mempromosikan terapi konversi dari toko mereka.

SuaraKita.org – Survei oleh Ozanne Foundation menemukan bahwa seperlima dari penyintas terapi konversi gay mengatakan mereka telah mencoba bunuh diri.

SuaraKita.org – Jerman berencana untuk terus maju dengan larangan terapi konversi gay, kata menteri kesehatan Jerman.

SuaraKita.org – Mantan terapis konversi gay David Matheson mendukung seruan untuk pelarangan praktik setelah coming out sebagai gay.

SuaraKita.org – Anggota dewan Mary Cheh memperkenalkan dan menulis Rancangan Undang-Undang (RUU) tersebut, yang disahkan dengan suara bulat oleh Dewan Washington DC pada 4 Desember tahun lalu.

SuaraKita.org – Google menghadapi serangan karena membiarkan aplikasi yang mempromosikan terapi konversi gay untuk dewasa muda masih tersedia di Google Play.

SuaraKita.org – Semakin banyak tempat yang melarang penggunaan terapi ‘pengobatan’ gay yang dianggap berbahaya.