Cerpen ::: Sang Pendosa & Sekotak Malu

Sang Pendosa & Sekotak Malu Oleh : Imam Ocean   “Sebaiknya kamu segera kawin!” Ibu membuka obrolan pagi hari yang selalu sama dengan 24 jam yang lalu-lalu. Semuanya tentang pernikahan. Mengawini anak orang, tinggal di kos-kosan atau bahkan tak perlu mengontrak hunian, hanya membawa badan, menumpang di rumah mertua yang biasanya memperlakukan menantunya layak majikan. […]

[Puisi] Kenapa Pelacur Menor?

Dia berdiri Kakinya berjam tegak Dari jauh Dia kelihatan Mukanya putih seperti muka orang tiga hari mati Disuntik formalin belum dikubur juga Bedaknya, aku tak berani menebak berapa senti menebal Lipstik merah tua, pensil alis biru tua Ketiak hitam, lengan berotot Dari pintu aku pandangi Penasaran, laki-laki jelek mana mau birahi pada badut berjenis kelamin […]

[Puisi] Betina Dibalik Jantan

Bukan tuan! Saya bukan mau ke neraka Memang saya semburit Langgar hukum bumi Terdakwa, tak dibela Agama saya membuang Kampung saya mengusir Sang Maha Mencipta Segala, Mengapa ada saya? Di antara Adam Di antara Hawa Saya, tidak meminta..   Sang Raja Segala Raja, Saya mau sempurna Mohon menyata mimpi pemburit Saya betina dibalik jantan Vagina […]

Untung Dalam Gelap

“Di tempat ini, tak perlu ada hati. Di tempat ini, tak perlu ada cahaya. Gelap. Gelap. Dan gelap.” Aku di dalam ruangan gelap ini sejam yang lalu. Sudah terlalu lama kuberada di dalamnya. Ruangan itu pengap. Penuh dengan debu yang lebih pantas disebut kerak. Aku mengikat pantat di sebuah kursi barisan paling belakang sendiri. Ruangan […]

Malin

Nama saya Yamin. Saya lelaki yang mempunyai sebuah kisah. Cerita dari seribu duka dan cita. Tentang  sebuah kesaksian. Kesaksian atas nama cinta. Saya tinggal di sebuah kampung nelayan tepatnya di daerah pesisir pantai. Para saudagar dari negeri seberang sering menyebutnya Perkampungan Pantai Air Manis, tepatnya di daerah Padang, Sumatera Barat. Mitos, banyak yang percaya, bahwa […]

Pengantinku

Kamar pengantin ditutup rapat. Ada dua perempuan di dalamnya, aku memakai baju gamis biru dan dia mengenakan baju pengantin ala Jawa. Kupeluk, ia tertegun sesaat, lalu melepaskan jari-jemariku. Ia menunduk mebiarkan aku mengecup keningnya. “percayalah, aku tidak apa-apa” ia menyentuh daguku. Ijab kabul baru dilaksanakan 30 menit lalu, dia harus segra masuk kedalam pelaminan menyapa […]

Sajak LGBT

Ketika seseorang mengakui dirinya lesbian Apakah masyarakat dan Negara dirugikan? Ketika seseorang melakukan aktivitas Homoseksual Apakah itu akan merusak intelektual? Diantara kita semua mempunyai orientasi seksual yang berbeda Inilah fenomena kehidupan yang realita dan jelas ada Kenapa hal ini menjadi momok yang menakutkan bagi mereka Ini hanya urusan seksualitas, bukan urusan Negara AtinTetapi, ketika kaum […]

Dia yang tidak mau disentuh KETIKA BERCINTA

Ranjang berderak… selimut berjatuhan… menumpuk diatas bantal Kau melumat seluruh hidupku tanpa sisa Yah, payudaraku untukmu… untuk kau lumuri dengan madu setelah selsai urusanmu sebelah payudaraku kau taburi empedu sembari kau berkata…”agar taksatupun selingkuhanmu yang akan menyentuh sebelah payaudaramu” Ahhh…. kau licik!!! Perempuan  menyentuhku, namun membiarkan jari-jariku tergenggam kosong… menyetubuhiku tanpa menanggalkan pakainnya… membeiarkan cairanku […]