Hakim Konstitusi Terpilih dan Surat Hartoyo
Ourvoice.or.id- “it may be true that the law cannot make a man love me, but it can keep him from lynching me, and I think that’s pretty important.” (“Mungkin saja benar bahwa hukum tidak dapat membuat seseorang mencintai saya, tetapi hukum dapat melindungi saya, agar orang-orang tidak beramai-ramai membunuh saya, dan saya pikir bahwa yang […]
Kekerasan terhadap Perempuan Penyandang Disabilitas
Ourvoice.or.id- Kekerasan menjadi hal yang menakutkan bagi kaum perempuan. Kekerasan amat rentan terjadi pada perempuan karena sudah terkontruksi oleh budaya patriarki dan keterbatasan akses, terutama akses ekonomi. Hal tersebut menjadikan perempuan tidak memiliki posisi tawar sehingga rentan menjadi korban kekerasan. Di dalam masyarakat, kita bisa menemukan satu kelompok perempuan yang memiliki kerentanan lebih tinggi terhadap […]
Janji Adalah Janji: Waktunya Beraksi Untuk Mengakhiri kekerasan terhadap Perempuan

Aarif Young* Hari Perempuan Internasional yang dirayakan setiap tanggal 8 Maret menjadi bukti jika perempuan memang ada dan berhak mendapatkan hak-haknya. Hujan deras yang mengiringi langkah kaki dari tiap demonstran tidak menyurutkan aksi damai yang dimulai dari Bundaran Hotel Indonesia hingga Istana Presiden ini. Mereka tetap melanjutkan aksi damai tersebut meskipun harus basah kuyup. Aksi […]
Menjadi Terang Bagi “Dunia”: Pluralisme Bukan “hanya” diucapkan Tapi Dipraktekan

Oleh: Oki Hajiansyah Wahab* Ourvoice.or.id – Saya meminjam kutipan seorang narasumber Sekolah Pluralisme Kewargaan , Salim jika tak salah . Pendapat ini menurut saya mengandung filosofi yang mendalam ditengah erdebtan dan kontroversi isu pluralisme di Indonesia. Perdebatan tentang isu Pluralisme memang sarat dengan “stigma” antek-antek barat, kaki tangan donor dan sebagainya. Terus terang, sebenarnya saya […]
Pesantren Waria: Agama Tanpa Kemanusiaan itu Omong Kosong

Oleh: Adiningtyas Prima* Ourvoice.or.id –Cerita ini berawal dari kunjungan yang dilakukan oleh peserta Sekolah Pluralisme Kewargaan (SPK) yang diadakan oleh Center for Religious and Cross-cultural Studies (CRCS) Universitas Gadja Mada Yogyakarta. Salah satu kegiatan dalam SPK ini adalah kunjungan ke lembaga-lembaga, termasuk Pondok Pesantren Waria Senin Kamis yang diselenggarakan apda tanggal 14 Pebruari 2013. Sesampainya […]
WARIA ISTIMEWA

Oleh : Fuad Mahfud Azuz* Ourvoice.or.id – Siang itu agak mendung, kesempatan istimewa datang. Saya dan teman-teman, peserta Sekolah Pluralisme Kewargaan-Center for Religious and Cross-Cultural Studies (CRCS) UGM berkunjung ke Pesantren Waria “Senin-Kamis” Al-Fatah” di Kampung Notoyudan Yogyakarta. Kami diterima pimpinannya, mbak Maryani. Maryani ditemani mbak Oky, mbak Ruly dan beberapa lainnya. Maryani menggunakan abaya […]
SATU MILYAR HARAPAN UNTUK HENTIKAN KEKERASAN

Oleh : Aarif Young* Ourvoice.or.id- 14 Februari merupakan sebuah tanggal yang rutin bagi sebagian warga dunia untuk merayakan Hari Valentine bersama pasangannya. Namun, hari kasih sayang tahun ini menjadi saksi bangkitnya sebuah gerakan baru untuk revolusi anti kekerasan terhadap perempuan. Gerakan yang diorganisir sejak satu bulan lalu, One Billion Rising berhasil menarik minat warga untuk […]
Ringkasan Hari Ke-3 : SPK-CRCS-Yogyakarta

Ourvoice.or.id. Pandangan Prof. Abdullahi Ahmed An-Na’im pemikir Islam dari Sudan yang tinggal di Amerika memberikan gambaran bagaimana pendekatan teks-teks Alkitab tidak cukup untuk membangun perubahan terhadap masyarakat yang pluralis. Perlu adanya pendekatan melalui budaya menjadi efektif untuk melakukan perubahan pandangan terhadap tafsir Islam sehingga memungkinkan “memasukan” konsep Islam dalam konteks Negara. Pengalaman Na’im inilah yang […]


