Komentar Anggun (Waria yang sempat di Taman Lawang) untuk film “Taman Lawang” Versi Olga

Suarakita.org- Dari awal Aku sudah meragukan kekuatan cerita film “Taman Lawang” versi Olga Syahputra yang katanya menghabiskan budget hingga 5 millyard. Sempat malas menonton ketika ada beberapa teman waria yang telah menonton menyampaikan kepadaku bahwa dalam film ada kesan membuat orang-orang beranggapan waria di taman lawang itu suka “geta”/ mencuri handphone milik tamu. Dan ada […]

Jilbab: Metafora Penuh Makna

Suarakita.org- Jilbab sebagai metafora memiliki banyak makna yang tidak tunggal tapi multi-vokal. Itulah salah satu poin penting dalam kuliah umum Spritualitas Sang Liyan : Praktek Jilbab Di Kalangan Waria, bersama Dewi Candraningrum,  Pada Jum’at 8 November 2013. Dewi Candraningrum mengawali penjelasannya dengan menjabarkan konsep Sozialkoerper, tubuh sosial. Dewi memilih memperkenalkan konsep tubuh sosial dalam bahasa […]

(Buku) nikah dan kritik publik

Suarakita.org- Kritik publik terhadap Kementerian Agama (Kemenag) terkait pungutan tidak resmi atas biaya nikah yang diterima para penghulu atau petugas nikah dari Kantor Urusan Agama (KUA) di tiap daerah baru saja mereda. Namun, ingatan masyarakat Muslim pun masih kuat bahwa biaya nikah di luar kantor KUA harus diatur dan memiliki payung hukum sehingga penghulu dalam […]

Yang Ranjang, Yang Politis

(Anisisis Kasus Penangkapan Empat Gay di Jombang-Jatim) Oleh: Hartoyo* Suarakita.org – Empat pasang gay di Jombang-Jatim diintai dan kemudian digerebek oleh warga dan kemudian diserahkan ke Polisi.  Dapat dibaca beritanya disini    Kejadian itu walau tidak persis sama dengan apa saya alami pada Januari 2007 di Banda Aceh, Saya juga diintai, digerebek, ditelajangi dan disiksa oleh […]

Agama Sipil Yang Episodik

Suarakita.org- Pacasila adalah agama sipil Indonesia yang bersifat episodik. Begitu simpul Tedi Kholiludin, Narasumber dalam diskusi yang diadakan oleh Komunitas Salihara, Selasa 10 September 2013, dengan tema Masa Depan Agama Sipil Indonesia. Lebih lanjut dalam  analisis Tedi, Pancasila sebagai agama sipil yang bersifat episdoik dikarenakan ada proses pasang surut di dalam aplikasinya ke kehidupan  berbangsa […]

Mengkaji surat Nabi Luth: usaha memahami seksualitas dalam ayat-ayat Qur’an

Oleh : Parjo Hariyadi, Tanti Noor Said dan Tim GII (Gay Islam Indonesia)* Suarakita.org- Artikel ini adalah usaha kami (para penulis) untuk mengkaji dan memahami ayat-ayat Nabi Luth yang selama ini banyak dipinjam dan digunakan oleh berbagai pihak untuk pelarangan hubungan seksual yang terjadi (khususnya) antara laki-laki dan laki-laki. Usaha ini mungkin sebuah penambahan dari usaha-usaha memahami […]

Poliamori, Seks dan Cinta Platonik

Ditulis oleh : Kharisma Prima Secara etimologis, poliamori (Inggris: polyamory) berasal dari bahasa Yunani πολύ (poly) yang berarti banyak dan bahasa Latin amor yang berarti cinta. Secara harfiah, poliamori dapat diartikan sebagai posisi atau praktek yang memiliki lebih dari satu hubungan romantis terbuka pada suatu waktu. Kata ini digunakan dalam arti luas untuk merujuk pada hubungan […]

Toleransi sebagai sebuah bom waktu dan simbol ketidaksetaraan

Oleh : Tanti Noor Said* Suarakita.org- Apa yang kita selama ini bayangkan jika kita menyebut negara-negara Barat, yang kita oposisikan oleh Timur, yang kita sebut sebagai kiblat dari bangsa kita? Adalah negara yang modern, maju dan terbuka dengan keberagaman dalam berbagai bentuk. Berbagai bentuk tersebut termasuk jender dan orientasi seksual. Asumsi yang problematis. Asumsi ini […]