[Opini] Indonesia dan Darurat Pernikahan Anak

Oleh: Meike Lusye Karolus* SuaraKita.org – Hukum pernikahan di Indonesia memang masih diskriminatif dan berpotensi menjadi faktor terjadinya pernikahan dan kekerasan terhadap anak perempuan. Keadaan ini tentu saja akan berujung pada terhambatnya akses anak perempuan terhadap hak-hak dasar mereka, seperti pendidikan dan kesehatan. Dalam UU Pernikahan No.1 Tahun 1974, pasal 7 ayat 1 tertulis bahwa […]
Ketua MUI Kota Medan Desak Pemerintah Blokir Jejaring Sosial Gay

SuaraKita.org – Namun dari hasil penelusuran di play store, aplikasi jejaring sosial gay yang dimaksud memang tertera logo iklan. Namun iklan aplikasi tersebut tidak selalu muncul di aplikasi pengamanan handphone.
Perjalanan Parvez Sharma Dalam Mendamaikan Iman dan Seksualitasnya

SuaraKita.org – Dengan menyembelih kambing ini, saya juga menghilangkan sebagian dari diri saya. Yang hilang adalah bagian dari saya adalah bagian yang bertanya-tanya apakah Islam dapat menerima saya. Karena semuanya terserah saya sebagai gay Muslim untuk menerima Islam
Ulama-Ulama Pakistan Menyatakan Pernikahan Transgender Legal Dalam Islam

SuaraKita.org – Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah bahwa ulama telah mengangkat suara mereka dalam mendukung hak-hak kaum transgender
[Liputan] Bincang Tokoh: Bagaimana Keadaan Kelompok Syiah di Indonesia?

SuaraKita.org – Ditemani hidangan berbuka puasa, selepas Magrib, Hari Sabtu, 26 Juni 2016 bertempat di sekretariatan Suara Kita, pada acara Bincang Tokoh kali ini kami menghadirkan Emilia Az, seorang aktivis HAM dan juga salah satu tokoh Syiah di Indonesia.
Hussain Turk, Saya Gay dan Saya Seorang Muslim

SuaraKita.org – Islam adalah agama yang dinamis pada intinya. Islam tidak dimaksudkan untuk menjadi monolit anti-progresif.
[Cerpen] Emak dari Tanah Abang

SuaraKita.org – Jakarta, pukul 11 malam, aku dan kekasihku menyelinap di betis gedung-gedung bertingkat, mencari jalan pintas ke Stasiun Tanah Abang. Bertiga dengan supir bajay, berkeliat menuju gang-gang kecil. Rumah-rumah kecil yang padat, lotengnya berjejalan. Setiap jengkal halamannya dijadikan lapak hidup. Aroma sate Madura, goreng-goreng, nasi uduk merangsang hidung. Anak-anak berlomba dengan motor dan bajay mengambil ruang bermain, yang sekaligus jalan pintas menuju stasiun.
[Kisah] Salman: Anak adalah Nilai yang Layak Diperjuangkan

SuaraKita.org – Hidup sebagai kelompok homoseksual memang tidak mudah. Pandangan masyarakat yang heteronormatif dan menganggap bahwa pasangan sejenis adalah sebuah kesalahan dan tidak lazim hidup dalam masyarakat masih mendominasi. Hal inilah yang seringkali menyebabkan adanya diskriminasi terhadap kelompok LGBT. Akan tetapi, rasa sayang dan cinta yang tulus terhadap sesama pada akhirnya akan mampu menghapus diskriminasi.


