[Liputan] Nonton Bareng Gayby Baby

SuaraKita.org – Sebagai penutup tahun kali ini, Suara Kita mengadakan Nonton Bareng film Gayby Bayby Sabtu lalu (17/12). Film dokumenter ini menceritakan tentang anak-anak yang diasuh oleh orang tua gay dan lesbian, alias pasangan sejenis. Film berdurasi satu setengah jam ini berhasil membuat peserta Nonton Bareng kali ini terharu.
Hari Migran Internasional 2016: 3W Untuk Buruh Migran

SuaraKita.org – Migrant CARE mencatat sepanjang 2015-2016 menangani 315 kasus buruh migran Indonesia, seperti kasus penipuan, ketidakjelasan perjanjian kerja, tidak menerima upah, kecelakaan kerja, kekerasan fisik dan seksual, eksploitasi kerja, dan perdagangan orang
Kinerja Ban Ki-moon Menangani LGBT Dimata Anggota PBB

SuaraKita.org – Menuruti keberatan yang diajukan Rusia, Dewan Keamanan PBB menghilangkan kalimat yang menerangkan kinerja Ban Ki-moon terhadap hak-hak LGBT
Upaya Kepolisian Uganda Dalam Kampanye Untuk Menghentikan Kekerasan Berbasis Gender

SuaraKita.org – Tahun 2013 dilaporkan 70% dari perempuan di Uganda mengatakan bahwa mereka pernah mengalami kekerasan rumah tangga yang dilakukan oleh pasangannya.
[Opini] Paus Francis dan Pendeta Gay

SuaraKita.org – Masalah dalam Gereja Katolik bukan tentang pendeta gay-nya, dan solusi untuk masalahnya bukan penghapusan dari mereka. Masalah dalam Gereja Katolik adalah pelanggaran terhadap mereka.
Kondisi HAM di Asia Tenggara

SuaraKita.org – Dalam riset ini terungkap, negara-negara di Asia Tenggara belum masuk dalam kategori bebas sepenuhnya. Indonesia yang menjadi salah satu negara tertinggi skornya di kawasan Asia Tenggara, dengan skor 65, ternyata masih dikategorikan sebagai negara yang menjalankan demokrasi dan HAM separuh bebas.
Pelatih Sepakbola Amerika Belajar Tentang Inklusivitas LGBT

SuaraKita.org – Memahami bagaimana orang lain bisa berbeda adalah penting dan kami ingin membantu untuk membangun lingkungan yang inklusif dalam dunia persepakbolaan
Pegawai Transgender di Louisiana Memenangkan Kasus Diskriminasi
SuaraKita.org – Hakim memutuskan bahwa tindakan diskriminasi terhadap Tristan Broussard adalah pelanggaran ketentuan UU Hak Sipil tahun 1964.


