[Puisi]: Seandainya Saja Malam Itu Kucium Bibirmu

Oleh : Rosa Mariany* Seandainya saja malam itu kucium bibirmu Agar kau tak perlu bicara panjang dan lebar, tentang flora, fauna dunia dan manusia Tanpa kau bilang, aku tau kau bicara tentangku Seandainya saja malam itu kucium bibirmu Mungkin saja kau tampar aku atau kau balas pagutanku Itu terserahmu, bukankah aku hanya melakukan apa yang […]

MONOLOG CERITAKU

Oleh : Anggun Pradesa* Penglihatan alangkah tidak sempurnanya, Kata Istimewa begitu asing Bercermin, kemudian ada Ruh berbeda Tubuh adalah bangkai, Lalu tak henti mendandaninya agar tunda membusuk. Aku dalam pertanyaan besar Hatiku gila, Geliatku sinting. Dimanakah letak danau kesempurnaan? Hembusan debu menjawab. Melangkah lurus kepelosok Timur, Jika menemukan Cahaya terang, Tanyakan Kembali PadaNya, Itu sesuatu […]

Puisi : Malam dan Luka

Oleh :  Nurdiyansah* Malam datang Hujan telah usai merampungkan rintihnya Dan kini tinggal luka yang menganga menampak wujud aslinya Hawa dingin menyentuhnya bagai kecupan selamat datang Kulepaskan seluruh baju Aku telanjang Semua luka bagai mata yang tengah melotot Ada borok yang masih merah bagai bayi baru dilahirkan Ada koreng yang menghitam sebagai pertanda yang akan […]

Kumpulan Puisi-Puisi Sonny H. Sayangbati

  Sebelum Kita Berdekatan Oleh: Sonny H. Sayangbati* “Aku mencintaimu kekasihku, sebelum kita berdekatan, sejak pertama kulihat engkau, aku tahu …, kita akan selalu bersama dan tidak akan ada yang memisahkan kita.” ~ Kahlil Gibran Apa yang sudah terikat dalam janji di dunia ini, akan terikat juga di atas langit, di bawah bumi dan di […]

Puisi : Gurita

Oleh :  Nurdiyansah* Gurita itu menjulurkan lengannya yang lengket Begitu lentur dan lembek Tangkaplah aku! Ahhhhh… ujung kakinya menyentuh pipiku Kurasakan ada pori yang terhisap Juga hipnotis indah tentang fantasi aku menjadi kupu-kupu Ia menjulur ke belakang kepalaku Melilitkankannya bagai batang sirih mengitari inangnya Aku mendesah oleh gerak sepasang sayap di punggung yang tiba-tiba menyembul […]

Puisi Seorang TKW: Kartini Dulu Dan Kini

Dua puisi ini karya Dinda Astri*, seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Lampung-Indonesia. Puisi ini dikirimkan oleh penulis melalui komentar di website Our Voice dalam tulisan membaca suratnya-terbitlah terang. ★ INTAN TERPENDAM ★ Daku bagai intan terpendam… Tiada berkilau,bila tak tergali… Bermodalkan sedikit keberanian… Tinggalkan negriku INDONESIA yang lebih menawan… Teriring berjuta,pengharapan… Taiwan sebagai langkah tujuan… […]

Puisi Sonny H. Sayangbati : Gadis

Oleh: Sonny H. Sayangbati* Nuansa Hari Ini Senja itu datang kembali untuk kesekian kali, langit dengan siluet merahnya, membakar diri sehingga langit padam dan gelap, begitulah kehidupan silih berganti, seperti nuansa hari ini. Jakarta, 14-03-2013   Gadis Siapa yang duduk manis di tepi sungai, dengan rambut panjangnya tergerai, senyumnya mengembang dengan lesung pipit yang indah, […]

[Puisi] Kekasihku Akan Datang

Kekasihku Akan Datang Karya : Sonny H. Sayangbati Aku mencintai bau tubuhmu sedalam-dalamnya, apa yang kau miliki dalam jiwa, apa yang nampak dalam penglihatan mata itulah yang kusayangi, aku tidak rela pisau bedah memotongnya, biarlah apa adanya, dan aku takut setiap tubuh yang tersakiti, maka kekasihku akan merasakan sakitnya, pastikan bahwa kekasihku baik-baik saja, aku menerima […]