[Cerpen] Petrichor

Oleh: Abi Ardianda* SUarakita.org – Sabtu pagi mestinya tidak semendung ini. “… satu gelas espresso?” Pramusaji itu kemudian meletakkan secangkir espresso di hadapan Rasyid setelah aku yang mengangguk, mengiyakan. Rasyid tidak memiliki cukup keperdulian, bahkan untuk sejenak mengalihkan pandangannya dari teve di ujung ruangan dan menyambut pesanan miliknya sendiri. Barangkali benar yang diungkapkan Judi James […]

[Puisi] Tidak Ada Minuman Keras Hari Ini

  Oleh: Wida Puspitosari   Seorang perempuan muda melihat batinnya dirajang sinis Purnalah ia, menuju nirwana yang kancap akan duri Euphorbia Bersama sunyi, ia berdekap mesra, menuju penghabisan Tiada kawan, apalagi kesayangan Mati sia-sia   Diam-diam, darahnya muncrat dari mata rahim Cairannya akan jadi komposisi api neraka, seperti maumu Marilah kesana, akan ia cabik jantinamu […]

[Cerpen] Tindik Kelamin

Aku yang marah kemudian memandangi foto itu lekat-lekat. Aku memandangi wajahnya yang bisa dibilang rupawan. Aku memandangi dagingnya yang gempal berisi.

[Cerpen] Menemukan Wajahku dalam Wajahmu

Oleh: Sebastian Partogi* Igo Aku heran bagaimana orang bisa mengenali diriku sebagai Igo dan tidak pernah terlihat kebingungan saat bertemu denganku. Berbeda dengan manusia pada umumnya, yang biasanya memiliki bentuk wajah yang khas dan membedakan diri mereka dari orang lain (bahkan saudara kembar identik pun memiliki perbedaan yang dapat dikenali), aku adalah seorang manusia yang […]

[Puisi] Lelaki yang Mencintai Suami

Aku cinta kamu

Tapi kamu menikahi dia,

Jika ku tanya, dapatkah kau memilih aku dan bukan dia?

Kau diam dan berbisik lirih, jangan buat aku memilih : Kalian berdua sama berarti dalam hidupku.

[Cerpen] Skenario Mimpi

Suarakita.org – Ada banyak hal di dunia ini, tapi mengapa hanya cinta yang membuat hati bingung? Kata orang cinta itu rumit, tapi menurut si hati lebih dari sekedar rumit. Entah bagaimana itu, hanya satu kata saja bisa merubah kehidupan seseorang. Banyak yang bilang kalau hati itu tidak bisa bohong, namun si hati selalu dibuat bingung oleh diri seseorang, apa yang akan dilakukan oleh seseorang sering menjadi hijab si hati itu, hingga tak menyadari kalau si hati yang sebenarnya, tidak bisa nampak dengan kenyataanya.

[Cerpen] Rumah Baru

Oleh: Sebastian Partogi* Suarakita.org – “Dan terberkatilah rumah baru ini… Aaargh! Aargh! Tolooong! Tolooong!” pendeta Gabriel berlari kesana kemari keliling ruang tamu, menyadari bahwa jubah hitamnya telah dilahap oleh api. Semua hadirin dalam acara pemberkatan rumah baru tersebut menjerit ketakutan. Erika yang berkepala dingin segera mengambil sebuah ember dari kamar mandi terdekat, mengisinya dengan air, […]