Mengeksplorasi Dampak Diskriminasi Rasial pada Situs Kencan untuk Lelaki Gay dan Biseksual

SuaraKita.org – Diskriminasi seksual yang dirasialisasikan – juga disebut rasisme seksual – adalah bidang studi yang relatif baru.
Aktivis LGBT di Korea Selatan Mendorong Kesetaraan Pernikahan

SuaraKita.org – Aktivis LGBT Korea Selatan mengajukan keluhan kepada Komisi Hak Asasi Manusia Nasional Korea untuk meminta kesetaraan pernikahan.
Dipecat, Dijauhi, Dan Bunuh Diri: Bintang-Bintang Olahraga Kamerun Menentang Hukum Anti-LGBT

SuaraKita.org – “Diskriminasi adalah sesuatu yang aku harap tidak terjadi pada manusia lain di planet ini.”
Eksorsisme Masih Digunakan Sebagai ‘Obat’ Untuk Homoseksualitas di Indonesia

SuaraKita.org – Orang-orang LGBT dan pendukung hak asasi di negara Asia Tenggara – negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia – mengatakan telah terjadi peningkatan jumlah orang yang menjalani ruqyah sebagai bentuk terapi konversi sejak 2016.
Penelitian Baru Memberikan Wawasan tentang Disfungsi Seksual yang Dialami oleh Individu Transgender

SuaraKita.org – Individu transgender cenderung melaporkan mengalami lebih banyak masalah seksual daripada populasi umum, menurut penelitian baru yang diterbitkan dalam The Journal of Sexual Medicine . Tetapi prevalensi disfungsi seksual paling tinggi di antara individu transgender yang tidak menerima operasi yang menguatkan gender.
100 tahun yang lalu, ‘Einstein of Sex’ Jerman Memulai Gerakan Hak-Hak LGBT

SuaraKita.org – Meskipun namanya tidak pernah diabadikan seperti Freud, seksolog Magnus Hirschfeld berjuang untuk mendekriminalisasi homoseksualitas dan meningkatkan layanan kesehatan LGBT.
Olahraga Dapat Mengatasi Depresi dan Kecemasan yang Dialami oleh Orang dengan HIV

SuaraKita.org – Latihan aerobik, pelatihan setidaknya tiga kali seminggu, dan berolahraga dengan pelatih menunjukkan manfaat terbesar.
Universitas di Jepang Mengambil Langkah-Langkah untuk Mempromosikan Penerimaan Kepada Mahasiswa LGBT

SuaraKita.org – “Karena identitas gender dan orientasi seksual tidak ada kaitannya dengan kemampuan memenuhi nilai-nilai dalam universitas, seharusnya tidak akan ada diskriminasi atau pelecehan”.


