Kehidupan LGBT Iran: Kriminalisasi dan Rahasia Seorang Mullah

Beberapa waktu terakhir secara diam-diam LGBT Iran khususnya laki-laki gay dapat melangsungkan pernikahan dengan bantuan seorang Mullah atau Ulama
Peneliti: “Bahasa Rahasia” LGBT Muncul Akibat Penindasan

“ Penindasan adalah salah satu faktor kecil dibalik terbentuknya bahasa rahasia. Akan tetapi akan menjadi lebih besar jikala penindasan semakin hebat,”
Daayiee Abdullah Imam Masjid Pertama di Amerika Yang Terbuka Sebagai Gay

Allah menciptakan dunia dan alam semesta dengan penuh keragaman; tetapi mereka menemukan kesatuan, yaitu tauhid
Negara-Negara Anggota OIC Seharusnya Mendukung Organisasi LGBT Untuk Memerangi HIV/AIDS

Membatalkan penolakan terhadap organisasi LGBT untuk menghadiri pertemuan PBB akan memberikan sinyal kepada dunia bahwa negara-negara Muslim siap untuk menjadi bagian dari percakapan global serta upaya dunia untuk memberantas HIV / AIDS
Reformasi Kesetaraan Pernikahan di Australia

”Kami akan meminta orang-orang Australia apakah mereka mendukung perluasan definisi pernikahan untuk mencakup pasangan dari jenis kelamin yang sama”.
[Liputan] Peran LGBT Dalam Kondisi Darurat Kekerasan Seksual

SuaraKita.org – Dewasa ini, kekerasan seksual terjadi di mana-mana. Berita pemerkosaan hampir setiap jam muncul di berbagai media massa. Hal ini menandakan bahwa situasi kekerasan seksual tengah menempuh situasi daruratnya. Melihat kondisi yang sudah semakin parah ini, bertempat di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Gerakan Keberagaman Seksualitas Indonesia yang terdiri dari Ardhanary Institute, Jaringan Gaya Warna Lentera Indonesia (GWL-INA), Suara Kita dan Perempuan Mahardika mengadakan diskusi publik pada Selasa (31/5). Diskusi ini fokus mengkritisi kondisi kekerasan seksual yang kian genting serta peran LGBT sebagai jaringan masyarakat sipil yang memiliki andil dalam mengkampanyekan gerakan anti kekerasan.
[Video] IDAHOT 2016: Melawan Kekerasan dan Bullying

Suarakita.org – Rumah Pelangi Indonesia yang dibantu oleh Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang membuat project bersama untuk melawan kekerasan, stigma dan bullying terhadap LGBT melalui media video.
[Liputan] Pernyataan Sikap Terhadap Kekerasan Seksual Melalui Teater Multi Monolog

Suarakita.org – Seni memang memiliki banyak rupa dan dimensi. Banyak orang telah menggunakannya sebagai media untuk menyampaikan sikap atau bahkan perlawanan. Dalam rangka menyikapi maraknya kasus kekerasan seksual dan kritik atas kurangnya kepedulian pada isu kemanusiaan, Teater Sastra Universitas Indonesia, pada Kamis malam (26/5) mempersembahkan sebuah pertunjukkan seni teater dengan konsep multi monolog berjudul “Namaku Yuyun, Aku Korban Kebodohan” yang disutradarai oleh I. Yudi Soenarto.


