Irlandia Akan Memperkenalkan Strategi Remaja LGBT Nasional

SuaraKita.org – Irlandia menjadi negara pertama yang mencanangkan Strategi Remaja LGBT Nasional.
Kini, Diskriminasi Terhadap ODHA di India Adalah Tindakan Ilegal

SuaraKita.org – Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di India kini dapat mencari tempat tinggal, mendapatkan akese pendidikan dan kesempatan dalam memperoleh pekerjaan tanpa harus takut akan diskriminasi. Perusahaan-perusahaan tidak dibolehkan untuk melarang ODHA untuk melamar pekerjaan.
Kremlin Menyerukan Investigasi Tentang Dugaan Pelanggaran Hak Sipil Gay di Chechnya

SuaraKita.org – Juru Bicara Kremlin mengatakan bahwa mereka tidak mengetahui adanya petisi atau keluhan yang diajukan oleh warga minoritas seksual kepada lembaga penegak hukum.
Apakah Lelaki Biseksual Adalah Pasangan Yang Lebih Baik Dalam Sebuah Hubungan?

SuaraKita.org – Sebuah riset mengakatan bahwa lelaki biseksual dapat menjadi pasangan yang lebih baik bagi perempuan dibandingkan dengan lelaki heteroseksual.
Dugaan Adanya Kamp Konsentrasi Gay di Chechnya Memicu Kemarahan Global

SuaraKita.org – Lebih dari 100 orang lelaki yang gay ditahan dan disiksa dalam kamp konsentrasi tersebut. Namun pihak otoritas menyangkal adanya kamp konsentrasi, karena menurut mereka tidak ada gay di wilayah mereka.
Ratusan Orang Menghadiri Pride Parade Pertama di Lucknow, India

SuaraKita.org – Parade dimulai dari daerah Sikandarbagh Chauraha, mereka berjalan sekitar 1,5 kilometer menuju Gandhi Park di daerah Hazratganj
Wajib Militer: Cobaan Terberat Untuk Transgender Thailand

SuaraKita.org – Transgender perempuan di Thailand banyak yang menjadi bintang televisi, mengikuti kontes kecantikan, dan bekerja sebagai ahli tata rias di salon dan toko kosmetik. Namun, mereka tidak bisa merubah peruntukan gender di surat-surat identitas mereka, meskipun ada peraturan hukum di tahun 2015 terhadap diskriminasi berbasis gender.
Human Rights Watch: Indonesia Segera Bebaskan Gay Yang Ditangkap di Aceh

SuaraKita.org – Human Rights Watch (HRW) menyerukan kepada Presiden Joko Widodo untunk menghapus sanksi 100 kali cambuk bagi LGBT


